Sepotong Cerita dari Taman Safari Indonesia

14-15 Januari 2011

Puncak Pass, Hotel Lembah Safari, Waroeng Shiefila, Taman Safari Indonesia

.

…Singkat cerita, our plan to enter TSI at 10:00 sharp was revised to 11:00. Who cares, yang penting ini Taman Safari Indonesia!!! Yang udah diimpi-impikan dari berbulan-bulan lalu, sekarang ada di depan mata. Yippey!

Sepanjang jalan yang didesain agar berliku-liku, berbagai hewan dibiarkan berkeliaran sesukanya di pinggir atau bahkan di tengah jalan. Kami yang cewek sontak teriak ketika moncong seekor zebra masuk ke dalam mobil, ngedumel ketika mobil sebelah melemparkan makanan ke depan mobil kami sehingga monyet-monyet yang menghampirinya bikin mobil nggak bisa bergerak, atau menahan nafas ketika badan gajah tur nyaris menggesek badan mobil KIA Picanto –yang mungkin banget terguling hanya dengan satu sentakan belalai. Sementara itu, yang cowok tertawa terpingkal-pingkal.

There, I realized that there will always a child’s soul inside everyone of us.

Ya, jiwa anak kecil yang kegirangan ketika seekor harimau putih terbaring lelap di pangkuannya, yang cukup puas melihat Dolphin Show meskipun hanya selama lima menit sebelum usai. ‘Anak kecil’ yang tanpa pikir panjang menghabiskan Rp100.000 berdua hanya untuk masuk ke kandang penguin, melemparkan ikan, dan membelai perut penguin.

Bahagia itu sederhana. *bukan hashtag Twitter*

–sepotong cerita dari total 1.151 kata di Ms. Word

The words have done their jobs. Now, it’s photographs’ turn. Enjoy! ;)

(the famous ubi bakar cilembu)

(lazy hippos wait for food)

(this corner reminds me of Angkor Wat)

(we called this “Prophet Noah’s Ark”)

(cuddling in cold haze. so cuuuute.)

(never too old for dolphin show)

(cultural exhibition: suku asmat from papua)

Thank you guys! Let’s do Karimun Jawa next time.

p.s. I intentionally overresized the last pic. LOL.

blog comments powered by Disqus
  1. theyanirma posted this