Nggak Cinta Lagi
- Malam hari. Perhentian terakhir sebelum pulang: supermarket terdekat dari rumah. Tugas: beli buah-buahan untuk salad, salad dressings, oreo buat bikin jus pisang-oreo, dll.
- Saya: Aahhk!
- Cookie: Kenapa?
- Saya: Yang mau dibeli banyak, duit di dompet pas-pasan. Cukup nggak ya? *buka dompet*
- Usut punya usut, uang di dompet tinggal Rp52,000 (sebenarnya ini banyak, masalahnya yang mau dibeli lebih banyak lagi). Semuanya terdiri dari berkeping-keping receh, berlembar-lembar uang Rp2,000-an, dan masing-masing selembar uang pecahan Rp5,000, Rp10,000, dan Rp20,000.
- Cookie: Yaudah nih ambil dulu aja, jaga-jaga kalau kurang. *ngasihin uang terakhirnya: Rp12,000*
- Saya pun masuk dan belanja. Ternyata benar, uangnya kurang Rp2,500. Nyaris mati gaya, untung ada pinjaman dari Cookie.
- Saya: *balik ke parkiran* Bener lah, kurang Rp2,500, hahaha. Untung kamu minjemin. Nih, aku balikin. *berusaha ngorek sisa receh di dompet*
- Cookie: Nggak usah.
- Saya: Ntar kamu nggak bisa makan! Katanya mau kerja kelompok?
- Cookie: Dibilangin nggak usah.
- Saya: Usah!
- Cookie: Nggak.
- Saya: Usah!
- Cookie: Kalau kamu maksa ntar aku nggak cinta lagi, ah. *pasang muka unyu*
- Saya: Mmpphh.. Hahaha! Oke.
- .
- Ada aja ya, cara dia buat menang debat.
∞ January 28, 2012 at 05:00pm
-
astie said:
sweet :”)
-
theyanirma posted this


