Nggak Cinta Lagi

  • Malam hari. Perhentian terakhir sebelum pulang: supermarket terdekat dari rumah. Tugas: beli buah-buahan untuk salad, salad dressings, oreo buat bikin jus pisang-oreo, dll.
  • Saya: Aahhk!
  • Cookie: Kenapa?
  • Saya: Yang mau dibeli banyak, duit di dompet pas-pasan. Cukup nggak ya? *buka dompet*
  • Usut punya usut, uang di dompet tinggal Rp52,000 (sebenarnya ini banyak, masalahnya yang mau dibeli lebih banyak lagi). Semuanya terdiri dari berkeping-keping receh, berlembar-lembar uang Rp2,000-an, dan masing-masing selembar uang pecahan Rp5,000, Rp10,000, dan Rp20,000.
  • Cookie: Yaudah nih ambil dulu aja, jaga-jaga kalau kurang. *ngasihin uang terakhirnya: Rp12,000*
  • Saya pun masuk dan belanja. Ternyata benar, uangnya kurang Rp2,500. Nyaris mati gaya, untung ada pinjaman dari Cookie.
  • Saya: *balik ke parkiran* Bener lah, kurang Rp2,500, hahaha. Untung kamu minjemin. Nih, aku balikin. *berusaha ngorek sisa receh di dompet*
  • Cookie: Nggak usah.
  • Saya: Ntar kamu nggak bisa makan! Katanya mau kerja kelompok?
  • Cookie: Dibilangin nggak usah.
  • Saya: Usah!
  • Cookie: Nggak.
  • Saya: Usah!
  • Cookie: Kalau kamu maksa ntar aku nggak cinta lagi, ah. *pasang muka unyu*
  • Saya: Mmpphh.. Hahaha! Oke.
  • .
  • Ada aja ya, cara dia buat menang debat.
#stupid  #love  
blog comments powered by Disqus
  1. astie said: sweet :”)
  2. theyanirma posted this