This Must Be My Lucky Day
Pagi
Nge-post tentang Masakpedia di Facebook, dan segera mendapat dua calon pembeli pertama: @siimuti dan @nanananadwi. Kalau nggak jadi beli, awas aja. *ngasah golok*
Siang
Jadi tutor masak dadakan. Ngebantuin piyik-piyik (-> basa jawa) temannya si Menyem masak ikan nila bakar madu, di-video-in, buat tugas kelompok bahasa Inggris. Apa hubungannya masak sama bahasa Inggris? Entahlah. Yang jelas, si piyik-piyik itu keliatan seneeeng banget waktu masakannya dibilang enak. Aih, sebagai tutor, jadi ikutan seneng begitu lihat mereka seneng. :”)
Sore
Lagi scrolling timeline FB dan Twitter. Tiba-tiba menemukan hal yang aneh: beberapa (mantan) teman sekelas bergosip masalah IPK. Langsung ngecek akademiks1[.]fe[.]unpad[.]ac[.]id. Nilai mata kuliah terakhir sudah keluar! 138 SKS, and it seems like I still have the chance to graduate with cum laude GPA. Uh yeah, baby.
…masih Sore
Belum sempet jingkrak-jingkrak, tiba-tiba ada incoming call di hape. 021 sekian sekian. Ups, apakah ini dari calon employer yang “menggantungkan” saya selama berbulan-bulan? Kalau iya, terus mendadak diwawancara di telepon, mampus deh.
Agak lama saya mikir-mikir, tapi akhirnya diangkat.
“Halo, dengan Mbak Shinta?”
“Iya, ini siapa?”
“Saya H****, dari DPD RI.”
AAAA! Ternyata ini ada hubungannya sama Lomba DPD. Better than expected.
“Tanggal 15-17 kosong, Mbak?”
“Hm, sebentar.” Sok jual mahal. “Kayaknya kosong. Acara (pengumuman pemenang) tanggal berapa, Mas?”
“Tanggal 15-17 itu. Dua hari tiga malam. Nanti yang 20 orang termasuk Mbak ini kami ikutkan ke Sidang Paripurna DPD RI.”
“Di sana ada perlombaan lagi nggak? Semacam final gitu.”
“Nggak ada. Sebenarnya, sekarang pun pemenangnya sudah ditentukan.”
Si-dang Pa-ri-pur-na. Oh my God. Itu yang biasanya cuma bisa diliat dari liputan di tipi-tipi, kan??? Ya, pardon my norak-ness.
Saya speechless. Kirain tadinya pengumuman ya pengumuman aja. Dibayarin travel PP, diajak muter-muter gedung DPD RI, dinner, lalu pemenang dipanggil naik ke atas panggung. Terus langsung disuruh balik ke habitat masing-masing. Wow, they take this very seriously. I’m impressed.
Kata-kata selanjutnya yang sejenis dengan “Akomodasi ditanggung” atau “Nanti nginep di hotel” udah nggak saya dengerin lagi.
WOAH! Harus siapin kamera DSLR, baju kantoran-dress-high heels, dan packing dari sekarang nih. Nggak sabaaaarrrrrrr. :D
-
nagraktheuntoldstory said:
Shinta.. tolong aspirasinya! Tolong sekali >_<
Jangan lupa foto dewannya yang bangku kosong, buka bokep, tidur siang, berantem, apa aja yang seru :)
-
theyanirma posted this


