Seminggu, Lima Pantai - Part II
…sambungan (bukan telepon)
.
Day 5 | Pantai Batukaras & Green Canyon - Kab. Ciamis
Pantai dan sungai(?) yang terletak nggak jauh dari Pangandaran ini nampaknya udah sangat termasyur, khususnya di kalangan turis asing. Terbukti dari cukup banyaknya bule-bule berbikini yang bertebaran di sana. Yang patut dihadiahi acungan jempol adalah keseriusan pemda dan masyarakat setempat dalam mengelola kedua objek pariwisata ini. Lahan parkir luas, guide banyak tapi tetap sopan dan nggak bertingkah maksa kayak calo, dan… (ini nih yang paling penting) bersih! Entah itu Pantai Batukaras, Green Canyon, ataupun kamar mandi umum yang bisa disewa dengan Rp2.000 saja.
Bahkan, kamar mandi umum di sini jauh lebih bersih daripada yang ada di Tanah Lot atau Tanjung Benoa, Bali. Salut! Ikhlas rasanya bayar ongkos masuk Rp27.700 untuk 16 orang (waktu itu kami naik mobil pickup jadi gak dikenai ongkos masuk per orang, hehe).
Tentang pantai, selain ada tebing yang mirip lokasi Bella terjun bunuh diri di Twilight Saga: New Moon, sebenarnya relatif biasa. Tapi ya itu tadi, balik lagi ke infrastruktur yang memadai sehingga wisatawan betah berlama-lama di pantai ini. :) Oh ya, di sini kamu bisa ber-banana boat dan ber-butterfly-ria. Kalau nawarnya lihai, jatuhnya jadi Rp30.000/orang.

(sayangnya, pemandangan di pantai Batukaras sedikit rusak oleh penambangan pasir besi yang konon sekarang lagi jadi sengketa antara pengusaha dan pemda. cabut aja izinnya pak, udah mah ngerusak alam, bising pula.)

(lihat tebingnya. mirip lokasi syuting New Moon, kan? #maksa)

Eh, hati-hati kalau naik banana boat dan butterfly, jangan sampai jatuh terlalu jauh ke tengah laut. Teman saya, Wulan, kena sengat ubur-ubur listrik warna hijau sampai bengkak dan sesak nafas, lho.
Lanjut ke Green Canyon, yang jarak tempuhnya sekitar 15-20 menit naik mobil. This.is.definitely.one.of.the.places.to.go.to.before.you.die. Ini adalah kolam renang terindah yang pernah saya renangi. Airnya sejuk dan bersih, view-nya subhanallah. I think my heart skipped a beat at the first sight. Kedengaran lebay, padahal kata-kata itu sepadan. Ongkos sewa perahu Rp75.000/5 orang, sedangkan ongkos tambahan untuk jasa guide berenang, sewa rompi pelampung, dan jasa nitip-fotoin Rp20.000/orang (ditawar, asalnya Rp30.000/orang).



(ki-ka: wulan, rini, saya, hajar, hasbul)
Oya, kalau kamu memilih untuk berenang, wajib coba loncat dari tengah tebing yang tingginya +- 5 meter. Nanti kamu akan tahu bagaimana kira-kira rasanya bunuh diri. :p

(snapshot video | itu saya, dengan pose jatuh akhir mengenaskan: horizontal. begitu naik ke permukaan, ternyata rompi copot -saking kerasnya- dan lidah mati rasa. -_-)
Day 7 | Pantai Santolo - Kab. Garut
Pertama kali saya ke pantai ini adalah 18 bulan yang lalu. Ketika tempo hari ke sini lagi, ternyata waktu 18 bulan bisa membuat suatu tempat berubah drastis, ya. Sayangnya, perubahannya unfavorable. :( Pantai yang dulu super duper sunyi, sekarang jadi hiruk pikuk. Bagus sih, banyaknya pengunjung biasanya berdampak positif ke perekonomian penduduk setempat. Tapi kalau yang datang turis lokal, efeknya adalah sampah di mana-mana. Pasir putih jadi bernoda di sana-sini, ombak yang menyapu pantai pun pakai bawa-bawa plastik dan kaleng segala. Sedih lihatnya.
18 bulan yang lalu:


(mungkin kamu pernah lihat postingan ini)
Beberapa hari yang lalu:


(ya Allah, bukakanlah pintu hati orang-orang itu agar ke depannya gak buang sampah sembarangan lagi, amin.)
Untungnya (dasar aslinya Jawa, adaaaa aja ‘untung’nya), arti pantai ini lebih dari sekedar pemandangan buat saya. Mau sekotor apapun, se-heurin apapun, biarlah.

(hey makhluk paling nyebelin sedunia!)
Hahaha. #cikiciw #prikitiu
.
Sekian review-nya. Mudah-mudahan bisa sedikit menggugah rasa cinta tanah air. Negeri kita ini cantiknya luar biasa, lho. Seriously.





















(@ Posyandu Kepiting di Dusun Bantarkalong -Desa Bantarkalong, Cipatujah, Jabar)

